Contoh Segmentasi Pasar Contoh Segmentasi Pasar

Catat, Ini Contoh Segmentasi Pasar Berdasarkan Jenisnya

Segmentasi pasar adalah sebuah proses yang harus dilakukan sebelum perusahaan meluncurkan sebuah produk. Contoh segmentasi pasar sebenarnya sudah banyak diterapkan perusahaan besar. 

Meski demikian, bukan berarti segmentasi pasar hanya untuk perusahaan besar. Kamu yang baru memulai usaha pun harus melakukan segmentasi pasar sebelum meluncurkan produk atau layanan tertentu. 

Tapi, perlu dipahami bahwa sebelum membuat segmentasi pasar, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan. Simak penjelasan selengkapnya di artikel Adsumo ini. 

Apa Itu Segmentasi Pasar?

Contoh Segmentasi Pasar

Sumber: Freepik

Sebelum membahas lebih jauh tentang segmentasi pasar, tidak ada salahnya untuk mengenal terlebih dahulu definisi dari segmentasi pasar. 

Pengertian segmentasi pasar adalah proses memecah kelompok heterogen dari calon konsumen menjadi kelompok homogen atau kelompok yang lebih kecil. Segmentasi pasar penting untuk dilakukan sebelum kamu menentukan target pasar. 

Dalam sumber lain disebutkan bahwa segmentasi pasar adalah upaya pembagian pasar dalam kelompok-kelompok berbeda untuk melakukan pemasaran sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, dan keinginan masing-masing. 

Dengan menentukan segmentasi pasar, maka kamu sebagai pemilik usaha atau pemasar bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat dan efektif. 

Tujuan Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil berdasarkan karakteristik tertentu, seperti demografi, geografis, psikografis, firmografis, dan perilaku. 

Tujuan utama dari segmentasi pasar adalah memastikan strategi pemasaran lebih terarah dan efektif. Berikut beberapa tujuan utama segmentasi pasar:

Memahami Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan

Setiap pelanggan memiliki kebutuhan dan preferensi yang berbeda. Dengan segmentasi pasar, bisnis dapat memahami keinginan pelanggan secara lebih spesifik, sehingga dapat menawarkan produk atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Meningkatkan Efektivitas Pemasaran

Dengan membagi pasar ke dalam segmen-segmen yang lebih spesifik, strategi pemasaran bisa lebih tepat sasaran. Pesan yang disampaikan dalam kampanye pemasaran akan lebih relevan dengan audiens, sehingga meningkatkan efektivitas komunikasi dan engagement.

Mengoptimalkan Sumber Daya dan Biaya

Tanpa segmentasi pasar, pemasaran bisa menjadi tidak efisien karena menargetkan audiens yang terlalu luas. Dengan segmentasi, bisnis dapat fokus pada kelompok yang lebih potensial, sehingga menghemat biaya pemasaran dan meningkatkan return on investment (ROI).

Baca Artikel Lainnya  Cara Membuat Channel WhatsApp dengan Mudah dan Gratis

Meningkatkan Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan

Ketika pelanggan merasa bahwa suatu brand memahami kebutuhan mereka, mereka akan lebih puas dan cenderung loyal. Segmentasi memungkinkan bisnis untuk menawarkan solusi yang lebih personal, yang pada akhirnya meningkatkan loyalitas pelanggan.

Meningkatkan Daya Saing di Pasar

Bisnis yang mampu mengenali segmen pasar tertentu dengan baik dapat menciptakan strategi diferensiasi yang lebih kuat dibandingkan kompetitor. Dengan memahami karakteristik segmen pasar, bisnis bisa menyesuaikan penawaran dan membangun keunggulan kompetitif.

Jenis-jenis Segmentasi Pasar

Sumber: Freepik

Dalam praktiknya, segmentasi pasar memiliki beberapa jenis. Berikut ini beberapa jenis segmentasi pasar yang perlu kamu ketahui. 

Segmentasi Demografis

Jenis segmentasi yang pertama yaitu segmentasi demografis. Segmentasi ini membagi pasar berdasarkan faktor-faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, tingkat pendidikan, pekerjaan, ukuran keluarkan, dan etnis. 

Segmentasi demografis adalah metode segmentasi yang umum digunakan karena memberikan dasar yang jelas dan objektif untuk membagi pasar menjadi beberapa kelompok. 

Segmentasi Geografis

Selain segmentasi demografis, kamu juga bisa menggunakan segmentasi geografis. Sesuai dengan namanya, jenis segmentasi ini membagi pasar berdasarkan faktor geografis seperti wilayah, negara, kota, iklim, dan kepadatan penduduk. 

Segmentasi geografis bermanfaat bagi perusahaan yang beroperasi di wilayah berbeda dan perlu menyesuaikan produk serta layanan mereka dengan kebutuhan di wilayah operasionalnya. 

Segmentasi Firmografis

Jenis segmentasi ini membagi pasar berdasarkan karakteristik perusahaan seperti industri, ukuran, pendapatan, dan lokasi. 

Segmentasi firmografis sering digunakan dalam pemasaran bisnis ke bisnis atau B2B untuk mengetahui pelanggan potensial yang mungkin mendapatkan keuntungan dari produk tersebut. 

Segmentasi Perilaku

Berikutnya, jenis segmentasi yang bisa kamu terapkan yaitu segmentasi perilaku. Sesuai dengan namanya, segmentasi ini berdasarkan pada perilaku konsumen seperti kebiasaan membeli, menggunakan produk, loyalitas merek, dan kesempatan pembeli. 

Segmentasi perilaku berguna bagi perusahaan yang ingin mengetahui cara konsumen berinteraksi dengan produk atau layanan mereka dan menyesuaikan strategi pemasaran yang ingin dijalankan. 

Segmentasi Psikografis

Jenis segmentasi ini membagi pasar berdasarkan faktor psikologi seperti nilai, kepercayaan, kepribadian, gaya hidup dan minat. 

Segmentasi psikografis berguna untuk perusahaan yang ingin memahami motivasi dan sikap konsumen mereka serta menyesuaikan strategi pemasaran yang akan mereka jalankan. 

Contoh Segmentasi Pasar

Sumber: Freepik

Segmentasi pasar adalah strategi pemasaran yang membagi pasar menjadi beberapa kelompok berdasarkan karakteristik tertentu. 

Dengan segmentasi yang tepat, bisnis dapat menyesuaikan produk, layanan, dan strategi komunikasi agar lebih sesuai dengan target audiens. Berikut beberapa contoh segmentasi pasar berdasarkan berbagai kategori:

Segmentasi Demografis

  • Usia: Produk skincare memiliki varian yang berbeda untuk remaja (produk anti jerawat) dan orang dewasa (produk anti-aging).
  • Jenis Kelamin: Merek pakaian biasanya membagi koleksi untuk pria dan wanita.
  • Pendapatan: Mobil merek premium seperti BMW menyasar pelanggan dengan pendapatan tinggi, sementara mobil ekonomi seperti Toyota Avanza menargetkan kelas menengah.
Baca Artikel Lainnya  Gaji Marketing Manager di Berbagai Kota di Indonesia

Segmentasi Geografis

  • Iklim: Perusahaan pakaian menawarkan produk berbeda untuk daerah tropis (baju berbahan katun) dan daerah dingin (jaket tebal).
  • Wilayah: Makanan cepat saji seperti McDonald’s menyesuaikan menu sesuai wilayah, misalnya nasi di Indonesia dan poutine di Kanada.

Segmentasi Psikografis

  • Gaya Hidup: Brand Nike menargetkan individu yang aktif dan suka berolahraga dengan produk sepatu olahraga dan pakaian training.
  • Nilai & Kepercayaan: Produk vegan dan cruelty-free menyasar konsumen yang peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan hewan.

Segmentasi Perilaku

  • Frekuensi Pembelian: E-commerce seperti Shopee atau Tokopedia memberikan promo khusus untuk pelanggan yang sering berbelanja.
  • Loyalitas Brand: Starbucks memiliki program membership untuk pelanggan setia agar mereka terus menggunakan produk dan layanan mereka.
  • Manfaat yang Dicari: Pasta gigi tersedia dalam berbagai varian, seperti pemutih gigi, perlindungan gigi sensitif, atau pencegah gigi berlubang, tergantung kebutuhan pelanggan.

Segmentasi Firmografis

  • Perusahaan penyedia software ERP menargetkan bisnis manufaktur yang membutuhkan sistem pengelolaan produksi.
  • Perusahaan penyedia jasa digital marketing menawarkan layanan khusus untuk industri e-commerce, seperti optimasi marketplace dan iklan digital.
  • Penyedia layanan cloud computing menawarkan paket murah untuk startup dan paket premium untuk perusahaan besar dengan kebutuhan server yang lebih kompleks.
  • Bank menawarkan pinjaman usaha dengan syarat berbeda untuk UMKM dibandingkan dengan korporasi besar.
  • Perusahaan logistik menyesuaikan layanan mereka untuk bisnis di daerah perkotaan dan pedesaan.
  • Layanan penyedia internet menawarkan paket dengan kecepatan tinggi di kota-kota besar, sementara di daerah terpencil mereka menyediakan paket dengan kapasitas lebih terbatas.

Tips Menerapkan Segmentasi Pasar dengan Tepat

Segmentasi pasar adalah langkah penting dalam strategi pemasaran agar bisnis bisa fokus pada target pelanggan yang tepat. 

Dengan segmentasi yang efektif, pemasaran menjadi lebih efisien dan menghasilkan konversi lebih tinggi. Berikut beberapa tips untuk menerapkan segmentasi pasar dengan tepat:

Tentukan Kriteria Segmentasi yang Relevan

Pilih metode segmentasi yang sesuai dengan bisnis, seperti:

  • Demografis (usia, jenis kelamin, pendapatan)
  • Geografis (lokasi, iklim)
  • Psikografis (gaya hidup, minat)
  • Perilaku (frekuensi pembelian, loyalitas pelanggan)
  • Firmografis (untuk B2B: industri, ukuran perusahaan)

Pastikan kriteria yang dipilih benar-benar mencerminkan karakteristik pelanggan potensial.

Gunakan Data untuk Memvalidasi Segmentasi

Manfaatkan data pelanggan dari survei, analitik website, media sosial, atau CRM untuk memahami kebiasaan dan preferensi audiens. Data yang akurat akan membantu dalam menentukan segmen yang paling potensial.

Sesuaikan Strategi Pemasaran untuk Tiap Segmen

Buat pesan pemasaran yang relevan untuk setiap segmen. Gunakan personalisasi dalam kampanye email, iklan, dan konten untuk meningkatkan engagement.

Uji dan Evaluasi Secara Berkala

Lakukan A/B testing dan analisis performa untuk memastikan segmentasi yang digunakan tetap efektif. Jika perlu, lakukan penyesuaian berdasarkan tren pasar dan perubahan perilaku pelanggan.

Sudah Bisa Membuat Segmentasi Pasar dengan Tepat?

Itulah penjelasan mengenai contoh segmentasi pasar dan beberapa hal penting lainnya yang perlu kamu pelajari. 

Dengan menerapkan segmentasi pasar yang tepat, bisnis dapat meningkatkan efektivitas pemasaran, mengoptimalkan biaya, dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan. 

Untuk mempermudah kamu dalam menentukan segmentasi pasar, Adsumo hadir dengan fitur riset target audiens. Fitur ini memungkinkan kamu untuk menemukan segmentasi pasar yang tepat, sehingga strategi pemasaran yang dijalankan lebih efektif dan efisien. Jadi, kalau ingin mendapatkan segmentasi pasar yang tepat, jangan lupa untuk menggunakan Adsumo sekarang juga