Interest Layering Facebook Ads Interest Layering Facebook Ads

Interest Layering Facebook Ads untuk Menentukan Audiens yang Siap Konversi

Interest layering Facebook Ads adalah strategi menargetkan audiens dengan menggabungkan beberapa minat dan perilaku sekaligus. Dengan teknik ini, iklan hanya muncul ke orang yang benar-benar relevan dan punya potensi membeli. Di artikel Adsumo hari ini, kita akan membahas interest layering Facebook Ads secara lengkap dan praktis.

Apa Itu Interest Layering Facebook Ads?

Kalau kamu pernah merasa iklan Facebook-mu rame tapi nggak jualan, besar kemungkinan masalahnya ada di target audiens. Banyak pengiklan masih menargetkan audiens terlalu luas dengan harapan Facebook akan mencarikan audiens yang tepat. 

Padahal, tanpa strategi yang jelas, biaya iklan bisa bocor ke orang-orang yang sebenarnya tidak tertarik. Di sinilah interest layering Facebook Ads berperan penting. 

Teknik ini membantu kamu menyaring audiens secara lebih presisi sehingga iklan tampil ke orang yang bukan cuma tertarik, tapi juga punya niat beli. 

Interest layering Facebook Ads, atau sering juga disebut layered interest stacking adalah metode menargetkan audiens dengan cara melapisi beberapa minat dan perilaku sekaligus di fitur Detailed Targeting Facebook.

Alih-alih hanya memilih satu minat besar, kamu membuat audiens yang harus memenuhi beberapa kriteria dalam satu waktu. Artinya, Facebook hanya akan menampilkan iklan ke orang yang lolos dari semua lapisan tersebut.

Contoh sederhananya seperti ini:

  • Orang yang tertarik dengan gelas smoothies,
  • dan juga tertarik dengan belanja di Shopee,
  • Dan memiliki perilaku sebagai pembeli online yang sering

Dengan pendekatan ini, kamu tidak lagi menjangkau sekadar orang yang suka smoothies, tapi orang yang suka smoothies, terbiasa belanja online, dan punya kebiasaan membeli.

Baca Artikel Lainnya  Display Ads: Pengertian, Keunggulan, Jenis, dan Manfaat Penggunaannya

Kenapa Interest Layering Facebook Ads Itu Penting?

Biaya iklan Facebook makin hari makin mahal. Kompetisi makin padat, CPM naik, dan algoritma butuh sinyal yang jelas. 

Kalau target audiens kamu terlalu luas, Facebook akan kesulitan menemukan orang yang benar-benar relevan. Dengan interest layering Facebook Ads, kamu bisa:

  • Meningkatkan relevansi iklan dan engagement
  • Mengurangi budget yang terbuang ke audiens tidak potensial
  • Mendapatkan traffic yang lebih berkualitas
  • Menemukan segmen niche yang sering terlewat oleh targeting umum

Alih-alih menyebar jaring terlalu lebar, interest layering membantumu memfokuskan iklan ke calon pembeli yang paling masuk akal.

Cara Menggunakan Interest Layering Facebook Ads

Tentukan Produk dan Minat Utama

Langkah pertama dalam interest layering Facebook Ads adalah memahami produk yang kamu jual dan minat inti yang paling relevan.

Misalnya, kamu menjual gelas smoothies, maka minat utama bisa berupa:

  • Pecinta smoothies
  • Smoothies bottle accessories
  • Smoothies event dan berbagi resep smoothies

Ini adalah lapisan dasar yang menggambarkan ketertarikan utama audiensmu.

Tambahkan Minat Pelengkap

Setelah lapisan utama, kamu perlu menambahkan minat lain yang mengindikasikan niat beli atau gaya hidup audiens. Contohnya:

  • Orang yang mengikuti Shopee atau Tokopedia
  • Minat pada peralatan dapur, home bar, atau kitchenware

Lapisan ini membantu Facebook memahami bahwa audiens kamu bukan cuma tertarik secara hobi, tapi juga punya kebiasaan membeli produk serupa.

Lapisi dengan Perilaku dan Demografi

Di Facebook Ads Manager, gunakan fitur “Persempit Lebih Lanjut” untuk menambahkan lapisan tambahan. Beberapa contoh yang bisa kamu gunakan:

  • Pembeli online yang sering
  • Engaged shoppers
  • Rentang usia yang paling relevan dengan produk kamu

Tahap ini sangat penting karena di sinilah interest layering Facebook Ads benar-benar bekerja. Audiens jadi jauh lebih kecil, tapi kualitasnya meningkat.

Uji, Evaluasi, dan Optimasi

Tidak ada satu kombinasi interest layering yang selalu menang. Karena itu, kamu wajib melakukan testing. Buat beberapa ad set dengan kombinasi berbeda, misalnya:

  • Smoothies + kitchenware
  • Smoothies + home decor + Shopee customers
  • Smoothies + cooking enthusiasts + engaged shoppers
Baca Artikel Lainnya  35 Contoh Kalimat Promosi Makanan di Sosmed Lucu yang Bikin Auto Lapar

Dari sini, kamu bisa melihat mana yang paling bagus dari sisi CTR, CPA, dan konversi.

Interest Stacking vs Interest Layering

Masih banyak yang bingung membedakan dua istilah ini. Interest stacking biasanya menggunakan logika OR, di mana audiens bisa cocok dengan salah satu minat saja. Ini cenderung memperluas audiens.

Sementara interest layering Facebook Ads menggunakan logika AND, yang artinya audiens harus memenuhi semua kriteria. Hasilnya audiens lebih sempit, tapi jauh lebih relevan.

Kalau tujuan kamu adalah konversi dan scaling yang sehat, interest layering hampir selalu lebih efektif.

Praktik Terbaik Menggunakan Interest Layering Facebook Ads

Jangan Terlalu Umum

Minat seperti “shopping” atau “online shopping” terlalu luas. Gunakan minat yang benar-benar dekat dengan produk dan perilaku beli.

Gabungkan Minat dan Perilaku

Perilaku seperti engaged shoppers sering menjadi pembeda antara iklan yang sekadar diklik dan iklan yang menghasilkan penjualan.

Lakukan Testing Secara Konsisten

Interest layering bukan strategi sekali jalan. Algoritma Facebook berubah, perilaku audiens berubah, dan kamu harus ikut menyesuaikan.

Kesimpulan

Interest layering Facebook Ads adalah strategi penting untuk kamu yang ingin iklannya lebih tepat sasaran, efisien, dan menghasilkan konversi nyata. Dengan melapisi minat, perilaku, dan demografi secara strategis, kamu membantu Facebook menemukan audiens yang benar-benar siap membeli.

Di tengah persaingan iklan yang semakin ketat, teknik ini bukan lagi opsional, tapi sudah jadi kebutuhan, terutama untuk e-commerce dan campaign yang ingin scale dengan lebih aman.

Kalau kamu ingin iklan yang bukan cuma ramai, tapi juga jualan, interest layering Facebook Ads adalah langkah awal yang wajib kamu kuasai.

Riset Target Interest Facebook Ads dengan Adsumo

Kalau kamu pengin menemukan interest tersembunyi tanpa ribet metode interest layering Facebook, cara yang paling praktis adalah pakai fitur Riset Target Interest dari Adsumo. 

Adsumo memposisikan fitur ini untuk membantumu menemukan ribuan interest tersembunyi dan interest relevan dengan cepat. Kamu juga bisa menganalisis audience overlap sehingga ad set kamu nggak saling tabrakan.

Selain itu, kamu bisa menyimpan daftar interest andalan dalam satu tempat supaya riset dan eksekusinya makin rapi. Menarik kan? Cobain sekarang yuk!

Kuota Terbatas

Akun Iklan Anti Random Banned!

Dapatkan Privilage Ngiklan Jalur Orang Dalam dengan Akun Facebook Ads Whitelist dari Adsumo
Learn More
Stop_Khawatir_Akun_Facebook_Ads
close-link