RPM YouTube Filipina RPM YouTube Filipina

Kisaran Nilai RPM YouTube Filipina, Cara Hitung, dan Bedanya dengan CPM

RPM YouTube Filipina adalah perkiraan pendapatan kreator per 1.000 penayangan yang berasal dari gabungan berbagai sumber monetisasi. Nilainya memang tidak setinggi negara Tier 1, tetapi tetap relevan untuk strategi konten dan target audiens.

Di artikel Adsumo ini, kita akan membahas RPM Youtube Filipina dan info menarik lainnya agar kamu bisa paham cara mainnya.

Berapa RPM Youtube Filipina?

Kalau kamu sedang riset soal RPM Youtube Filipina, kamu akan menemukan satu fakta penting. Nilainya memang tidak masuk kategori tinggi seperti negara Norwegia, Jerman, Amerika Serikat, Inggris, atau Korea Selatan. 

Tapi, bukan berarti kamu tidak perlu mempelajarinya. Justru, dengan memahami kondisi RPM di Filipina, kamu bisa menyusun strategi yang lebih realistis, terutama kalau mayoritas penontonmu berasal dari Asia Tenggara.

Pertama, kita samakan dulu definisinya. RPM atau Revenue per Mille adalah metrik yang menggambarkan berapa uang yang benar-benar kamu terima sebagai kreator untuk setiap 1.000 penayangan video. 

Jadi, RPM itu ibarat gajian versi YouTube. Angka yang lebih dekat dengan pendapatan riil kreator, bukan sekadar biaya iklan dari sisi pengiklan. 

Menurut penjelasan YouTube, RPM dihitung berdasarkan pendapatan per 1.000 penayangan dan berasal dari beberapa sumber pendapatan, termasuk iklan, membership, YouTube Premium, Super Chat, dan Super Stickers.

Nah, untuk nilai spesifiknya, beberapa benchmark yang beredar menyebut RPM YouTube Filipina sekitar 0,15 USD.

Angka ini terdengar kecil, tetapi sebenarnya cukup masuk akal jika melihat kondisi pasar iklan lokal dan nilai belanja iklan per pengguna yang cenderung lebih rendah dibanding negara Tier 1.

Baca Artikel Lainnya  90 Inspirasi Nama Kelompok Kece yang Bikin Kompak dan Tampil Beda

Yang sering dilupakan banyak orang, RPM itu bukan hanya soal iklan. RPM mencakup semua jenis pendapatan yang masuk di YouTube Analytics.

Misalnya nih, kalau channel kamu punya membership, dapat pemasukan dari Premium, atau aktif live dengan Super Chat, nilai RPM bisa terdongkrak. 

Jadi, meskipun RPM dasar dari iklan rendah, ada banyak cara untuk memperbaiki total pendapatan per 1.000 view.

Lalu bagaimana cara menghitungnya? Rumusnya simpel:

RPM = (Total Penghasilan / Total Penayangan) × 1.000

Misalnya, total penghasilan kamu 15 USD dari 100.000 penayangan, maka RPM kamu adalah (15 / 100.000) × 1.000 = 0,15 USD. 

Jadi, angka RPM Youtube Filipina 0,15 USD itu secara praktis berarti kira-kira 15 sen untuk setiap seribu view, dengan catatan ini bisa berubah tergantung niche, musim iklan, dan sumber monetisasi yang kamu aktifkan.

Apa Perbedaan RPM dan CPM?

Bagian ini penting karena banyak kreator masih ketuker antara RPM dan CPM. Padahal, dua metrik ini beda sudut pandang. 

Kalau kamu kreator, RPM biasanya wajib kamu pahami karena menggambarkan pendapatan yang kamu terima. Sementara CPM lebih menggambarkan biaya dari sisi pengiklan.

CPM adalah biaya per 1.000 tayangan iklan sebelum pembagian keuntungan YouTube, sedangkan RPM adalah pendapatan total kamu per 1.000 penayangan setelah pembagian keuntungan YouTube.

Biar makin jelas, ini cara memahaminya tanpa bikin kepala pening:

RPM itu metrik yang fokus pada kreator

RPM menunjukkan total pendapatan yang tercatat di YouTube Analytics, termasuk iklan, YouTube Premium, Langganan Channel, Super Chat, dan Super Stickers. Artinya, RPM menggabungkan banyak sumber pemasukan, jadi cocok untuk melihat kondisi dompet channel kamu secara keseluruhan.

Selain itu, RPM dihitung memakai seluruh penayangan, termasuk penayangan yang tidak menampilkan iklan. Ini juga alasan kenapa RPM sering terlihat lebih kecil karena pembaginya besar.

Baca Artikel Lainnya  Cara Buat Link WA di IG untuk Memudahkan Komunikasi dengan Pelanggan

CPM itu metrik yang fokus pada pengiklan

CPM lebih menggambarkan berapa biaya yang dibayar pengiklan untuk menayangkan iklan sebanyak 1.000 impresi. 

Di YouTube, CPM mencakup pendapatan dari iklan dan YouTube Premium, dan hanya menghitung penayangan dari video yang dimonetisasi, yaitu ketika iklan benar-benar ditampilkan.

RPM biasanya lebih rendah daripada CPM

RPM dihitung setelah pembagian pendapatan (revenue share) dan memasukkan semua view, termasuk yang tidak termonetisasi. 

Jadi, kalau CPM kamu terlihat tinggi tapi RPM biasa saja, itu bukan berarti ada yang salah. Bisa jadi banyak view kamu datang dari penonton yang tidak kebagian iklan, memakai ad blocker, atau berasal dari wilayah dengan permintaan iklan lebih rendah.

Di negara dengan CPM rendah, RPM akan ikut terasa rendah, kecuali kamu punya sumber pendapatan lain seperti membership atau pemasukan dari penonton negara lain.

Kesimpulan

RPM YouTube Filipina memang tidak setinggi negara-negara Tier 1, dan beberapa benchmark menyebut nilainya sekitar 0,15 USD per 1.000 penayangan. 

Namun, RPM tetap penting dipahami karena ini metrik yang paling dekat dengan pendapatan kreator, apalagi karena RPM mencakup banyak sumber pemasukan seperti iklan, Premium, membership, dan fitur dukungan penonton.

Intinya, kalau kamu punya audiens dari Filipina, fokusnya bukan sekadar mengejar angka tinggi, tetapi membangun strategi.

Pilih niche yang kuat, tingkatkan durasi tonton, dan aktifkan variasi monetisasi supaya RPM Youtube Filipina yang kamu dapatkan bisa lebih maksimal.

Kuota Terbatas

Akun Iklan Anti Random Banned!

Dapatkan Privilage Ngiklan Jalur Orang Dalam dengan Akun Facebook Ads Whitelist dari Adsumo
Learn More
Stop_Khawatir_Akun_Facebook_Ads
close-link